Resmi Beralih Jadi ASN Pusat, Penyuluh Pertanian Luwu Utara Ungkap Rasa Bahagia

 


AMBARPOST.ID || Rasa syukur dan kebahagiaan menyelimuti para Penyuluh Pertanian di Kabupaten Luwu Utara. Pasalnya, mulai Januari 2026, status Penyuluh Pertanian resmi beralih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan).

Peralihan status tersebut menjadi angin segar bagi dunia pertanian nasional. Pemerintah melakukan transformasi besar dalam struktur birokrasi sektor pertanian dengan menetapkan Penyuluh Pertanian berada langsung di bawah Kementerian Pertanian.

Sebelumnya, Penyuluh Pertanian merupakan bagian dari pemerintah daerah dan berada dalam struktur organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Dinas Pertanian. Dalam peran tersebut, penyuluh menjadi ujung tombak pembangunan pertanian di daerah.

Langkah strategis ini ditempuh untuk memastikan keselarasan dan kesinambungan program ketahanan pangan nasional, mulai dari tingkat pusat hingga desa. Dengan status sebagai ASN pusat, Penyuluh Pertanian dituntut bekerja lebih optimal dalam mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

Perubahan status tersebut disambut positif oleh para Penyuluh Pertanian di Kabupaten Luwu Utara. Sejumlah penyuluh bahkan mengekspresikan kebahagiaannya melalui media sosial.

Salah satunya adalah Rustam Taslim. Melalui akun media sosialnya, ia menyatakan kesiapan bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Pertanian. “Bismillah, we are ready!” tulisnya.

Unggahan tersebut mendapat respons dari rekan-rekannya sesama penyuluh. Ramsal, Penyuluh Pertanian wilayah binaan Sukamaju, turut memberikan komentar bernada optimistis. “Apabila para jenderal sudah turun gunung, persoalan di tingkat petani, insya Allah, akan selesai,” tulisnya.

Ungkapan serupa juga disampaikan Santy Nur, penyuluh pertanian fungsional. Ia mengaku semakin bersemangat menyambut tugas mulia di tahun 2026. “Salam semangat, PPL Kementerian Pertanian,” tulisnya.

Pengalihan status Penyuluh Pertanian menjadi ASN pusat diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pendampingan kepada petani. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, penyuluh diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama pembangunan pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Tags:
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar